Category Artikel

Kumpulan Perintah-Perintah Dasar Mikrotik Routeros

Kumpulan Perintah-perintah Dasar Mikrotik RouterOS – Bagi anda yang gres berguru menggunakan Mikrotik niscaya masih resah dengan perintah (command line) yang dipakai pada RouterOS. Padahal banyak perintah-perintah dasar Mikrotik yang penting dan wajib diketahui biar anda sanggup menggunakan Mikrotik RouterOS dengan baik. Sebenarnya perintah–perintah dasar MikroTik RouterOS tidak jauh berbeda dengan perintah dasar pada linux umumnya. Karena sebenarnya mikrotik ini merupakan perkembangan dari kernel linux Debian.  

Perintah shell Mikrotik RouterOS sama dengan linux, menyerupai penghematan perintah, cukup menggunakan tombol TAB di keyboard maka perintah yang panjang, tidak perlu lagi diketikkan, hanya ketikkan awal nama perintahnya, nanti secara otomatis Shell akan menampilkan sendiri perintah yang berkenaan. Misalnya perintah IP ADDRESS di mikrotik. Cukup hanya mengetikkan IP ADD spasi tekan tombol TAB, maka otomatis shell akan mengenali dan menterjemahkan sebagai perintah IP ADDRESS.

Berikut ini merupakan perintah perintah dasar Mikrotik yang umum dipakai :

1. Perintah untuk shutdown dan restart computer , ketikkan :
[[email protected]]>system shutdown  (Untuk shutdown komputer )
[[email protected]]>system reboot       (Untuk restart computer )
[[email protected]]>system reset   (Untuk meret konfigurasi yang sudah dibentuk sebelumnya). Dan perlu diperhatikan bahwa perintah – perintah tersebut harus dilakukan pada direktori admin.
2. Perintah untuk merubah nama mesin Mikrotik , ketikkan :
[[email protected]]>/system identity
[[email protected]]>system identity > set name=proxy
Untuk melihat hasil konfigurasi , ketikkan “print” atau  “pr”
Contok [[email protected]]system indentity>pr name:”proxy”
Lalu console berkembang menjadi [[email protected]]
3. Perintah merubah password mesin MikroTik , ketikkan
[[email protected]]>/ password
[[email protected]]password>old password (jika sebelumnya anda belum mengeset password maka ketikkan kosong)
[[email protected]]password>new password :……(ketikkan password yang baru)
[[email protected]]password>retype new password: ……..(masukkan sekali lagi passowrdnya)
Sebagai teladan :
Jika  password usang kosong dan password gres ABCD, maka perintahnya yakni sebagai berikut :
[[email protected]]>/password
[[email protected]]password>old password
[[email protected]]password>new password ABCD
[[email protected]]password>retype new password ABCD
4. Perintah untuk melihat kondisi interface pada Mikrotik Router :
[[email protected]] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
#    NAME                         TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
0  R ether1                        ether            0          0          1500
1  R ether2                       ether            0          0          1500
Jika interfacenya ada tanda X (disabled) sesudah nomor (0,1), maka periksa lagi
etherned cardnya, seharusnya R (running).
a. Mengganti nama interface
    [[email protected]] > interface(enter)
b. Untuk mengganti nama Interface ether1 menjadi Public (atau tersenamanya),maka:      
    [[email protected]] interface> set 0 name=Public
c. Begitu juga untuk ether2, misalkan namanya diganti menjadi Local, maka
    [[email protected]] interface> set 1 name=Local
d. atau pribadi saja dari posisi root direktori, menggunakan tanda “/”, tanpa tanda kutip
    [[email protected]] > /interface set 0 name=Public
e. Cek lagi apakah nama interface sudah diganti.
    [[email protected]] > /interface print
    Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
   #    NAME                         TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
   0  R Local                        ether            0          0          1500
   1  R Public                       ether            0          0          1500
5. Perintah untuk melihat paket sofwtware MikroTik OS :
[[email protected]]>/system package
[[email protected]]system package><ketikkan print atau pr>
Dengan perintah diatas maka akan tampil paket softwore yang ada dalam MikroTik Os Contoh :
[[email protected]  system package> pr
Flags : x – disabled
 #       Name
0   X routing – test
1   dhcp
2   radiolan
3   user-menejer
4   X webproxy-test
5   arlan
6   isdn
7   hotspot-fix
8   ppp
9   wireless
10  web-proxy
11  hotspot
12  advanced-tools
13  security
14  Telephony
15  routing
16  synchronous
17  system
18  routerboard
19  rstp-bridge-test
20  X wireless-legecy
VERSION
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
SCHEDULED
     Untuk  melihat lebih detailnya, ketikan :
     [[email protected]]system package > pr detail fl           gs : x – disabled
0         x name=”routing-test” version=”2.9.27” build – time =jul/03/2006 10:57:53 scheduled
1         name =”system”version =”2.9.27” build – time=jul/03/2006 10 :56:37 schedule
2         name =”system”version =”2.9.27” build – time=jul/03/2006 10 :56: 44  schedule
3         name=”web-proxy” version=”2.9.27” build-time=jul/03/2006 10:`58 :03 schedule
4         name=”advanced –tools” version=”2.9.27” build –time=jul /03/2006 10:56 : 41 scheduled=””
5         name=”dhcp” version=”2.9.27” build-time=jul/03/2006 10:56:45 scheduled=””
6         name =”hotspot”version=”2.9.27”build-time=jul/03/2006 10:56:58 scheduled=””
7         x name=”webproxy-test” version=”2.9.27” build-time=jul / 03 /2006 10:57:52 scheduled
8         name=”routerboard” version =”2.9.27” build-time=jul / 03 / 2006 10: 57 : 17 –[q quit  ׀ D dump ׀ up ׀ down ]
6. Perintah untuk mengupgrade paket software router :
[[email protected]] system upgade>
To upgrade chosen packages :
Download 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14
7. Perintah mengaktifkan paket software yang ada dalam MikroTik OS :
    [[email protected]]system page>
     Enable <ketikkan paket yang dikehendaki>
Contoh :
[[email protected]] system package> enable dhcp
8. Perintah merubah nama ethernet pada mesin MikroTik OS:
[[email protected]]>/interface
[[email protected]]interface>ethernet set etherl nama=public
Atau dengan menggunakan perintah
[[email protected]]interface>set<ketikan number ethernet yang terpasang>
 name=<nama ethernet   yang baru >
teladan :
[[email protected]]interface> set 0 name=public
[[email protected]]interface>set 1 name=lan
Atau
[[email protected]]interface>
set 0 name=public; set 1 name=lan
9. Perintah setting IP address pada mesin MikroTik OS :
[[email protected]]> ip address
[[email protected]]ip address>
Add interface=<nama interface>anddress=
(ketikkan IP address/subnet mask interface)
Contoh :
Jika nama interfacenya “lan” dan IP address yang dikehendaki : 192.168.01 dan subnet mask : 255.255.255.0, maka perintahnya  sebagai berikut
[[email protected]]>/ ip address
[[email protected]]ip address >
Add interface=lan address = 192.168.0.1/24
10. Perintah setting IP DNS primaty dan Secondary :
[[email protected]]./ip dns
Set nama-dns>=<Ip dns dari ISP>
Contoh :
Jika IP DNS primary ISP : 202.134.1.10 dan secondary:
202.134.0.0155, maka perintahnya yakni sebagai berikut :
Set primary-dns= 202.134.1.10
Set secondary-dns=202.134.0.155
11. Perintah setting IP Gateway pada mesin MikroTik OS
[[email protected]]>/ip route
[[email protected]]ip route >add gateway=<ip gatway
Contoh IP gateway  dari ISP : 202.134.1.1, maka perintahnya :
[[email protected]]>/ ip route
[[email protected]] ip route>
add  gateway=202.134.1.1
12. Perintah Network address Translate (NAT) pada mesin MikroTik OS
[[email protected]]>/ip firewall nat
[[email protected]]ip firewall nat>
add  chain=srcnat out-interface=<etherface yang terhubung
dengan jaringan WAN> scr-address=
<network-id interface yang terhubung dengan LAN / subnet mask interface
LAN> action=masqurade
Contoh :
jikalau network-id interface LAN :”192.168.0.0” dan subnet
Mask :”255.255.255.0”. untuk interface mesin MikroTik OS yang terhubung ke jaringan
WAN : “pubilk”, maka perintahnya sebagai berikut :
[[email protected]] >/ip firewall nat
[[email protected][ ip firewall nat>
Add chain=srcnat out-interface=public
Scr-address=192.168.0.0/24 action=masquerade

Perintah-perintah dasar Mikrotik untuk RouterOS di atas memang belum terlalu lengkap, alasannya masih banyak lagi perintah dasar Mikrotik yang sanggup dipakai alasannya memang sajian dan fitur dari Mikrotik itu sendiri sangat banyak dan beragam. 
Cukup sekian dulu, semoga artikel perihal Kumpulan Perintah-perintah Dasar Mikrotik RouterOS ini bermanfaat, kita sambung lagi Tutorial Mikrotik Indonesia di lain kesempatan.
Read More

Cara Menciptakan Hotspot Di Mikrotik : Seting Dasar Hotspot Mikrotik

Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik – Router Mikrotik merupakan router yang mempunyai fitur lengkap. Salah satu fitur yang cukup terkenal dan banyak dipakai dari Router Mikrotik itu sendiri ialah Hotspot. Tahukah anda perbedaan internet sharing biasa dengan Hotspot? Mungkin anda sering menemukan sinyal internet wifi yang di password dengan memakai WPA atau WEP. Anda akan sanggup internetan kalau memasukkan password dengan benar. Kaprikornus siapa saja sanggup mengakses wifi itu kalau tau password nya alasannya ialah password nya hanya ada satu.

Berbeda dengan metode Hotspot, yang mana kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user sanggup konek kemudian akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user sanggup login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, maupun area publik lainnya.

Nah, kini kita akan membahas Tutorial Mikrotik Indonesia dengan mencoba menciptakan dan seting mikrotik sebagai Hotspot. Namun sebelumnya anda perlu tau apa saja kelebihan Hotspot dengan memakai Mikrotik. Dengan memakai Mikrotik sebagai Hotspot, anda sanggup mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya sanggup dipakai dengan username dan password tertentu.

Anda juga sanggup melaksanakan administrasi terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang sanggup di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

Oke, udah tau kan apa saja kelebihan dan fitur-fitur hotspot mikrotik. Sekarang lanjut Balajar Mikrotik eksklusif ke praktek nya. Kita mulai dengan konfigurasi dasar hotspot nya dulu ya.

1. Tentukan interface yang akan dibuatkan hotspot. Karena kita akan menciptakan hotspot via wifi maka pilih interface wlan. Disini aku asumsikan memakai wlan1. Aktifkan wlan1 dan gunakan mode AP Bridge, isikan SSID dengan nama hotspot anda.

2. Beri IP address interface wlan1, contohnya 192.168.100.1/24
ip address add address= 192.168.100.1/24 interface=wlan1

Atau sanggup melalui winbox, masuk ke sajian IP –> Address

3. Sekarang kita mulai menciptakan Hotspot untuk wlan1. Untuk lebih gampang nya kita memakai wizard Hotspot Setup. Masuk ke sajian IP –> Hotspot –> Hotspot Setup

4. Pilih Hotspot Interface : wlan1 –> klik Next

5. Selanjutnya mengisikan IP address dari wlan1 dan centang Masquerade Network. klik Next

6. Menentukan range IP address yang akan diberikan ke user (DHCP Server), misal : 192.168.100.10-192.168.100.254. Kaprikornus user akan diberikan IP secara otomatis oleh DHCP Server antara range IP tersebut.
7. Memilih SSL certificate. Pilih none saja, klik Next.
8. IP Address untuk SMTP Server kosongkan saja. Klik Next.
9. Memasukkan alamat DNS Server. Isikan saja dengan DNS Server nya Google : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Klik Next.

10. Memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisi nantinya akan menggantikan alamat IP dari wlan1 sebagai url halaman login. Jika tidak diisi maka url halaman login akan mengguakan IP address dari wlan1. Kosongkan saja, klik next.

11. Hotspot sudah berhasil dibuat. Silakan anda coba koneksikan laptop anda ke wifi hotspot anda.

12. Buka browser dan kanal web sembarang, contohnya mikrotikindo.blogspot.com maka anda akan dialihkan ke halaman login hotspot mikrotik. Pastikan alamat web yang dituju tidak memakai protokol https tetapi memakai http. Jika memakai HTTPS maka redirect ke login page akan error.

13. Silakan coba login dengan username : admin dan password : kosong. 
14. Jika berhasil login berarti Hotspot sudah beres.
15. Untuk mengedit dan menambahkan user silakan masuk ke sajian IP –> Hotspot –> klik tab Users

Jika teman-teman masih kurang paham dan resah wacana cara konfigurasi mikrotik hotspot ini, teman-teman sanggup coba lihat Video Tutorial Penjelasan dan Cara Setting Hotspot Mikrotik Berikut ini :

 


Oke cukup sekian dulu tutorial wacana Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik. Untuk pembahasan fitur hotspot mikrotik lainnya menyerupai klarifikasi sajian tab Hotspot dan user manager memakai RADIUS Server silakan sanggup Anda cari disini :
https://mikrotikindo.blogspot.co.id/search/label/Hotspot

Selamat Belajar Mikrotik, Good luck 🙂

Read More

Tentang Mikrotikindo

MikrotikIndo.blogspot.com yaitu sebuah blog yang dibentuk sebagai sarana membuatkan informasi, tips & trik, tutorial wacana Mikrotik. Semua artikel di blog ini sengaja ditulis dengan bahasa yang gampang dan mudah serta dibumbui dengan gambar screenshot yang terang dan tanpa terlalu banyak memakai command line. Hal ini dimaksudkan biar artikel nya gampang dimengerti oleh semua orang termasuk teman-teman yang gres Belajar Mikrotik.

 yaitu sebuah blog yang dibentuk sebagai sarana membuatkan gosip Tentang MikrotikIndo

MikrotikIndo.blogspot.com bukanlah blog yang berafiliasi dengan website Mikrotik Indonesia manapun, blog ini bangkit sendiri. Semua gosip yang ada di blog ini bersifat gratis dan sanggup disebarluaskan dan di-copy dengan catatan memberi link ke sumber artikel nya.  
Blog MikrotikIndo.blogspot.com ini dikelola oleh seorang admin berjulukan Rizky Agung Pratama. Karena hanya seorang diri, sehingga kadang tidak punya cukup waktu untuk mengurus dan update artikel di blog ini. Oleh alasannya yaitu itu, aku sekalu admin mengajak teman-teman yang berminat membuatkan ilmu wacana Mikrotik untuk bergabung menjadi tim admin di MikrotikIndo.blogspot.com.
Jika anda berminat silakan klik link berikut ini :
Read More

Konfigurasi User Dan Username Router Mikrotik

Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik – Secara default di Router Mikrotik sudah terdapat satu user yang sanggup mengakses RouterOS ialah user dengan username : admin dan tanpa password. Username inilah yang awalnya kita gunakan untuk login ke RouterOS mikrotik menyerupai login di Winbox. Nah, kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas wacana penjelasan kategori jalan masuk user dan penambahan user di router Mikrotik.
User yang sanggup login ke Router Mikrotik sanggup dikelompokkan menjadi 3 kategori, ialah :
  1. Full –> user yang mempunyai jalan masuk ini merupakan user dengan pangkat tertinggi, yang sanggup melaksanakan konfigurasi menyerupai menghapus konfigurasi, menambahkan konfigurasi, hingga dengan menambahkan user gres ke dalam sistem Mikrotik.
  2. Write –> user ini mempunyai jalan masuk konfigurasi menyerupai pada user yang mempunyai jalan masuk full, namun tidak sanggup menambahkan user baru, dan juga tidak sanggup melaksanakan proses backup konfigurasi.
  3. Read –> user dengan jalan masuk ini hanya bisa melaksanakan monitoring pada sistem, tidak bisa melaksanakan konfigurasi menyerupai pada user dengan level Write maupun Full.
Untuk melihat daftar user dalam sistem MikroTik, sanggup memakai perintah command line :
[[email protected]] > user print
Atau melalui winbox dengan hidangan System –> users
Untuk menambahkan user gres klik icon +, masukkan username, pilih kategori jalan masuk pada kotak Group, isikan juga password.
Opsi Allowed Address dipakai kalau user yang dibentuk hanya boleh login melalui alamat IP tertentu, contohnya user hanya boleh login melalui interface ether1 maka isikan dengan IP address ether1 misal : 192.168.100.0/24. Namun kalau tidak diisi maka user sanggup mengakses dari interface mana saja. 
Jika sudah, maka akan muncul user gres di hidangan System –> users
Makara user MikrotikIndo yang gres dibentuk itu hanya sanggup login kalau dia mengakses melalui ether1 saja. Sementara user lainnya bisa login dari mana saja.
Oke, sekian saja klarifikasi wacana Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik. Semoga Tutorial Mikrotik ini sanggup bermanfaat 🙂 
Read More

Komponen Dasar Jaringan Komputer Dan Pengertiannya

Komponen Dasar Jaringan Komputer dan Pengertiannya – Sebelum kita lanjut belajar Mikrotik, ada baiknya mencar ilmu dulu perihal dasar dari Jaringan Komputer itu sendiri yang nantinya ilmu ini akan dipakai juga pada pemasangan dan penggunaan Mikrotik. Jaringan komputer adalah sekelompok  komputer otonom yang saling  dihubungkan satu sama lainnya, memakai suatu media dan protocol komunikasi tertentu, sehingga sanggup saling membuatkan data dan informasi. Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi yang lebih efisien antar pemakai (mail dan teleconference).

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan  komputer  merupakan sekelompok  komputer  otonom  yang saling  memakai protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga sanggup membuatkan data, informasi, agenda aplikasi dan perangkat keras ibarat printer, scanner, CD-Drive maupun harddisk serta memungkinkan  komunikasi secara elektronik.

Sedangkan  pada   Aplikasi  home user,  memungkinkan komunikasi antar pengguna lebih efisien (chat), interaktif entertainment lebih multimedia (games, video,dan lain-lain).

Router yaitu perangkat yang akan melewatkan paket IP  dari suatu  jaringan ke jaringan yang lain, memakai metode addressing dan protocol tertentu untuk melewatkan paket data tersebut.

Pengertian Router

Router yaitu suatu alat yang mempunyai kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin mempunyai banyak jalur diantara keduanya. Router-router  yang saling  terhubung dalam jaringan internet turut serta dalam sebuah algoritma routing terdistribusi untuk memilih jalur terbaik yang dilalui paket IP dari system ke system lain. Proses routing dilakukan secara hop by hop. IP tidak mengetahui jalur keseluruhan menuju tujuan setiap paket. IP routing hanya menyediakan IP address dari router berikutnya yang menurutnya lebih erat ke host tujuan.

Fungsi Router:

  • Membaca alamat logika / ip address source & destination untuk memilih routing dari suatu LAN ke LAN lainnya.
  • Menyimpan routing table untuk memilih rute terbaik antara LAN ke WAN.
  • Perangkat di layer 3 OSI Layer.
  • Bisa berupa “box” atau sebuah  OS yang menjalankan sebuah daemon routing.
  • Interfaces Ethernet, Serial, ISDN BRI.

Pengertian Sistem Operasi

Sistem  operasi yaitu sekumpulan rutin perangkat lunak yang berada diantara agenda aplikasi dan perangkat keras (Bambang Hariyanto,2006,hal 25). Sistem operasi mempunyai kiprah yaitu mengelola seluruh sumber daya sistem komputer dan sebagai penyedia layanan.

Sistem  operasi  menyediakan System  Call  (berupa  fungsi-fungsi  atau  API=Application Programming Interface). System Call ini menawarkan abstraksi tingkat tinggi mesin untuk pemrograman. System Call berfungsi menghindarkan kompleksitas pemrograman dengan memberi sekumpulan kode yang lebih gampang dan nyaman, sistem operasi  juga sebagai  basis  untuk agenda lain dimana agenda aplikasi  dijalankan diatas  sistem  operasi,  program-program itu memanfaatkan sumber  daya sistem  komputer  dengan cara meminta  layanan sistem  operasi mengendalikan sumber daya untuk aplikasi sehingga penggunaan sumber  daya sistem  komputer sanggup dilakukan secara benar dan efisien.

Sistem operasi yang dikenal antara lain :

  • Windows (95, 98, ME, 2000, XP, VISTA, SERVER, Windows7)
  • Linux (Red Hat, Slackware, Ubuntu, Fedora, Mikrotik, Debian, OpenSUSE)
  • UNIX
  • FreeBSD (Berkeley Software Distribution)
  • SUN (SOLARIS)
  • DOS (MS-DOS)
  • Machintosh (MAC OS, MAC OSX)

Klasifikasi Jaringan Komputer :

LAN   (Local  Area Network) yaitu Jaringan   komputer   yang  saling   terhubung   ke   suatu komputer server  dengan memakai topologi  tertentu,  biasanya  dipakai dalam
daerah satu gedung atau daerah yang jaraknya tidak lebih dari 1 km.

MAN (Metropolitan Area Network) yaitu Jaringan komputer yang saling terkoneksi dalam satu kawasan  kota yang jaraknya bisa  lebih dari 1 km. Pilihan  untuk membangun jaringan komputer antar kantor dalam suatu kota, kampus dalam satu kota.

WAN (Wide Area Network) yaitu Jaringan  komputer yang menghubungkan banyak LAN  ke dalam suatu  jaringan terpadu, antara satu  jaringan dengan jaringan lain sanggup berjarak ribuan kilometer atau terpisahkan  letak geografi dengan memakai metode komunikasi tertentu.

Secara garis besar ada beberapa tahapan dalam membangun  jaringan LAN, diantaranya ;

  •     Menentukan teknologi tipe jaringannya (Ethernet, Fast Ethernet, Token Ring, FDDI)
  •     Memilih model perkabelan (Fiber, UTP, Coaxial)
  •     Menentukan bentuk topologi jaringan (Bus, Ring, dan Star)
  •     Menentukan teknologi Client/Server atau Peer to Peer
  •     Memilih Sistem Operasi Server (Windows NT, 2000, XP, atau Linux)

Pengertian Gateway

Gateway yaitu pintu gerbang sebagai keluar-masuknya paket data dari local network menuju outer network. Tujuannya semoga client pada local network sanggup berkomunikasi dengan internet. Router  sanggup disetting  menjadi Gateway dimana ia menjadi penghubung antara jaringan local dengan jaringan luar.

Pengertian Proxy Server

Proxy Server yaitu sebuah  fasilitas  untuk  menghubungkan diri  ke internet  secara  bersama-sama. Memenuhi undangan user untuk layanan Internet (http, FTP,Telnet) dan mengirimkannya sesuai dengan kebijakan. Bertindak sebagai gateway menuju layanan. Mewakili paket data dari dalam dan dari luar. Menangani semua komunikasi  internet  – ekternal. Bertindak sebagai  gateway antara mesin  internal dan eksternal.  Proxy  server  mengevaluasi  dan mengontrol undangan dari client, kalau sesuai policy dilewatkan kalau tidak di deny/drop. Menggunakan metode NAT. Memeriksa isi paket.

Pengertian Firewall

Firewall yaitu sistem  keamanan yang memakai device atau sistem  yang diletakkan di dua jaringan dengan fungsi utama melaksanakan filtering terhadap jalan masuk yang akan masuk. Berupa seperangkat hardware atau software, bisa juga berupa seperangkat hukum dan mekanisme yang ditetapkan oleh organisasi. Firewal  juga sanggup disebut  sebagai sistem atau  perangkat yang mengizinkan  lalu  lintas  jaringan yang dianggapnya kondusif untuk melaluinya dan  mencegah lalu  lintas  jaringan  yang tidak  aman. Umumnya firewall diimplementasikan   dalam sebuah mesin  terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan local dan jaringan lainnya. Firewall juga umumnya dipakai untuk mengontrol jalan masuk terhadap siapa saja yang mempunyai jalan masuk terhadap jaringan langsung dari hak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah generic yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda.

Pengertian Virtual LAN

Virtual LAN (VLAN) yaitu berupa suatu software dari device switch yang berfungsi  untuk mengelompokan user berdasarkan fungsional, 1 broacast domain (1 VLAN) dan antar VLAN sanggup terkoneksi dengan router.

Teknologi  VLAN yaitu suatu cara yang memisahkan segmen-segmen pada switch dimana antara 1  segmen  dengan segmen  lain  tidak  sanggup terkoneksi,  koneksi  sanggup dilakukan dengan memakai router. Dalam satu switch akan berbeda network-id-nya dan berbeda broadcast domainnya.

Demikianlah artikel perihal Komponen Dasar Jaringan Komputer dan Pengertiannya di blog perihal Tutorial Mikrotik Indonesia ini. Semoga bermanfaat 🙂

Read More

Apa Itu Mikrotik? Pengertian Mikrotik & Penjelasannya

Apa itu Mikrotik? Pengertian Mikrotik & PenjelasannyaMikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang berafiliasi dengan sistem jaringan komputer yang berkantor sentra di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk membuatkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel.

Mikrotik dibentuk oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia yaitu sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia kini ini. Mikrotik awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya memakai teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memperlihatkan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan jalan masuk Internet dibanyak negara di dunia dan juga sangat terkenal di Indonesia. MikroTik kini menyediakan hardware dan software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik yaitu MikroTik RouterOS.

MikroTik RouterOS

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang sanggup dipakai untuk mengakibatkan komputer manjadi router network yang handal, meliputi banyak sekali fitur yang dibentuk untuk ip network dan jaringan wireless, cocok dipakai oleh ISP dan provider hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak diharapkan piranti lunak perhiasan atau komponen perhiasan lain. Mikrotik didesain untuk gampang dipakai dan sangat baik dipakai untuk keperluan manajemen jaringan komputer ibarat merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil sampai yang kompleks sekalipun.

Mikrotik RouterBoard

RouterBoard adalah router embedded produk dari mikrotik. Routerboard ibarat sebuah pc mini yang terintegrasi alasannya yaitu dalam satu board tertanam prosesor, ram, rom, dan memori flash. Routerboard memakai os RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth management, proxy server, dhcp, dns server dan bisa juga berfungsi sebagai hotspot server.
Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa berfungsi sebagai wifi. sebagai wifi access point, bridge, wds ataupun sebagai wifi client. ibarat seri RB411, RB433, RB600. dan sebagian besar ISP wireless memakai routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai ap ataupun client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router tanpa tergantung pada PC lagi. alasannya yaitu semua fungsi pada router sudah ada dalam routerboard. Jika dibandingkan dengan pc yang diinstal routerOS, routerboard ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan ekonomis listrik alasannya yaitu hanya memakai adaptor. untuk dipakai di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan memakai PoE sebagai sumber arusnya.

Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan Personal Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas untuk banyak sekali jenis paket data dan penanganan proses rute atau lebih dikenal dengan istilah routing. Mikrotik yang dibentuk sebagai router berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan sampai tingkat lanjut. Contoh aplikasi yang sanggup diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing yaitu aplikasi kapasitas jalan masuk (bandwidth) manajemen, firewall, wireless access point (WiFi), backhaul link, sistem hotspot, Virtual Private Netword (VPN) server dan masih banyak lainnya.

Sistem Level Lisensi Mikrotik 

Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis kalau anda ingin memanfaatkannya secara penuh, diharapkan lisensi dari MikroTikls untuk sanggup menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 lalu 1, 3 sampai 6, untuk Level 1 yaitu versi Demo Mikrotik sanggup dipakai secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 yaitu level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat sanggup digambarkan jelaskan sebagai berikut:
  • Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam sesudah instalasi dilakukan.
  • Level 1 (demo); pada level ini kau sanggup menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak mempunyai limitasi waktu untuk menggunakannya.
  • Level 3; sudah meliputi level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
  • Level 4; sudah meliputi level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe jalan masuk poin.
  • Level 5; meliputi level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
  • Level 6; meliputi semua level dan tidak mempunyai limitasi apapun.
Demikianlah beberapa gosip perihal Apa itu Mikrotik? Pengertian Mikrotik & Penjelasannya. Jika teman-teman masih belum paham perihal apa itu Mikrotik alasannya yaitu gres berguru dan tau Mikrotik, saya rekomendasikan untuk menyaksikan Video Tutorial Mikrotik perihal Apa Itu Mikrotik berikut ini.

Read More

Belajar Mikrotik : Dasar Firewall Mikrotik

Belajar Mikrotik : Dasar Firewall Mikrotik – Pada artikel kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas perihal dasar fitur Firewall pada Router Mikrotik. Sebelumnya mari kita pelajari dulu apa itu Firewall.

Apa itu Firewall?

Firewall yaitu perangkat yang berfungsi untuk menyelidiki dan memilih paket data yang sanggup keluar atau masuk dari sebuah jaringan. Dengan kemampuan tersebut maka firewall berperan dalam melindungi jaringan dari serangan yang berasal dari jaringan luar (outside network). Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang dipakai untuk mengelola ajaran data ke, dari dan melalui router. Sebagai contoh, firewall difungsikan untuk melindungi jaringan lokal (LAN) dari kemungkinan serangan yang tiba dari Internet. Selain untuk melindungi jaringan, firewall juga difungsikan untuk melindungi komputer user atau host (host firewall).
Firewall dipakai sebagai sarana untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan yang menempel dalam menghubungkan ke jaringan lain. Firewall kalau dikonfigurasi dengan benar akan memainkan tugas penting dalam penyebaran jaringan yang efisien dan infrastrure yang kondusif . MikroTik RouterOS mempunyai implementasi firewall yang sangat berpengaruh dengan fitur termasuk:
  • stateful packet inspection
  • Layer-7 protocol detection
  • peer-to-peer protocols filtering
  • traffic classification by:
  • source MAC address
  • IP addresses (network or list) and address types (broadcast, local, multicast, unicast)
  • port or port range
  • IP protocols
  • protocol options (ICMP type and code fields, TCP flags, IP options and MSS)
  • interface the packet arrived from or left through
  • internal flow and connection marks
  • DSCP byte
  • packet content
  • rate at which packets arrive and sequence numbers
  • packet size
  • packet arrival time
  • dll
Anda sanggup mengakses Firewall Mikrotik via Winbox melalui hidangan IP –> Firewall
Firewall beroperasi dengan memakai aturan firewall. Setiap aturan terdiri dari dua bab – matcher yang sesuai arus kemudian lintas terhadap kondisi yang diberikan dan tindakan yang mendefinisikan apa yang harus dilakukan dengan paket yang cocok. Aturan firewall filtering dikelompokkan bersama dalam chain. Hal ini memungkinkan paket yang akan dicocokkan terhadap satu kriteria umum dalam satu chain, dan kemudian melewati untuk pengolahan terhadap beberapa kriteria umum lainnya untuk chain yang lain.
Misalnya paket harus cocok dengan alamat IP:port. Tentu saja, itu bisa dicapai dengan menambahkan beberapa rules dengan alamat IP:port yang sesuai memakai chain forward, tetapi cara yang lebih baik bisa menambahkan satu rule yang cocok dengan kemudian lintas dari alamat IP tertentu, misalnya: filter firewall / ip add src-address = 1.1.1.2/32 jump-target = “mychain”.

Ada tiga chain yang telah ditetapkan pada RouterOS Mikrotik :

  1. Input – dipakai untuk memproses paket memasuki router melalui salah satu interface dengan alamat IP tujuan yang merupakan salah satu alamat router. Chain input mempunyai kegunaan untuk membatasi susukan konfigurasi terhadap Router Mikrotik.
  2. Forward – dipakai untuk proses paket data yang melewati router.
  3. Output – dipakai untuk proses paket data yang berasal dari router dan meninggalkan melalui salah satu interface.
Ketika memproses chain, rule yang diambil dari chain dalam daftar urutan akan dihukum dari atas ke bawah. Jika paket cocok dengan kriteria aturan tersebut, maka tindakan tertentu dilakukan di atasnya, dan tidak ada lagi aturan yang diproses dalam chain. Jika paket tidak cocok dengan salah satu rule dalam chain, maka paket itu akan diterima.

Connection State (Status paket data yang melalui router)

  • Invalid : paket tidak dimiliki oleh koneksi apapun, tidak berguna.
  • New : paket yang merupakan pembuka sebuah koneksi/paket pertama dari sebuah koneksi.
  • Established : merupakan paket kelanjutan dari paket dengan status new.
  • Related : paket pembuka sebuah koneksi baru, tetapi masih bekerjasama denga koneksi sebelumnya.

Action Filter Firewall RouterOS Mikrotik

Pada konfigurasi firewall mikrotik ada beberapa pilihan Action, diantaranya :
  • Accept : paket diterima dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya
  • Drop : menolak paket secara belakang layar (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP) 
  • Reject : menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan ICMP
  • Jump : melompat ke chain lain yang ditentukan oleh nilai parameter jump-target
  • Tarpit : menolak, tetapi tetap menjaga TCP connection yang masuk (membalas dengan SYN/ACK untuk paket TCP SYN yang masuk)
  • Passthrough : mengabaikan rule ini dan menuju ke rule selanjutnya
  • log : menambahkan isu paket data ke log

Contoh Pengunaan Firewall pada Router Mikrotik

Katakanlah jaringan eksklusif kita yaitu 192.168.0.0/24 dan publik (WAN) interface ether1. Kita akan mengatur firewall untuk memungkinkan koneksi ke router itu sendiri hanya dari jaringan lokal kita dan drop sisanya. Juga kita akan memungkinkan protokol ICMP pada interface apapun sehingga siapa pun sanggup ping router kita dari internet. Berikut command nya :
/ip firewall filter add chain=input connection-state=invalid action=drop   comment="Drop Invalid connections"   add chain=input connection-state=established action=accept   comment="Allow Established connections"   add chain=input protocol=icmp action=accept   comment="Allow ICMP"  add chain=input src-address=192.168.0.0/24 action=accept   in-interface=!ether1  add chain=input action=drop comment="Drop semuanya"  

Cukup sekian dulu belajar mikrotik perihal Dasar Firewall Mikrotik. Untuk klarifikasi firewall mikrotik yang lebih mendalam akan dibahas pada artikel selanjutnya. Terima kasih, agar artikel ini bermanfaat 🙂
Read More

Kumpulan Istilah-Istilah Mikrotik Dan Networking

Kumpulan Istilah-istilah Mikrotik dan Networking – Bagi anda yang masih awam dengan MikroTik niscaya resah dengan istilah-istilah yang bekerjasama dengan Mikrotik. Apa saja istilah-istilah dalam Mikrotik itu? 

Berikut ini ialah kumpulan istilah-istilah dalam Mikrotik yang sering muncul menu-menu Mikrotik :
  1. System, paket yang wajib diinstal alasannya ialah merupakan inti dari Mikrotik
  2. PPP(Point to Point Protocol), merupakan paket yang memuat protokol PPP. Paket ini dibutuhkan untuk fitur komunikasi serial dengan memakai PPP, ISDN PPP, L2TP, dan PPTP serta komunikasi PPP on Ethernet(PPPoE). Paket PPP dipakai untuk komunikasi Wide Area Network dengan memakai komunikasi serial mode asyncronous maupun mode synchronous.
  3. DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol), paket yang memuat fitur DHCP baik yang dibutuhkan untuk menjadi client maupun server.
  4. Advanced –tools, memuat fitur e-mail client, ping, netwatch, traceroute, bandwidth tester, traffic monitoring, mrtg, dan utility yang lain, yang sering dibutuhkan untuk mengetahui kondisi router maupun jaringan. Fitur Netwatch merupakan salah satu fitur yang memungkinkan Mikrotik menjadi lebih arif dan sanggup menentukan konfigurasi menurut script( urutan perintah) sesuai kondisi jaringan (netwatch).
  5. Arlan, merupakan pemberian mikrotik untuk penggunaan card ISA arlan 655 Wireless Interface semoga sanggup secara transparan berkomunikasi dengan lawannya.
  6. GPS, mikrotik sanggup memakai akseptor Global Poasitioning System(GPS) sebagai acuan waktu Network Time Protokol (NTP) dan lokasi.
  7. Hotspot, dipakai untuk melaksanakan authentication, authorization dan accounting pengguna yang melaksanakan access jaringan melalui gerbang hotspot. Pengguna hotspot sebelum melaksanakan access jaringan perlu melaksanakan authentication melalui web browser baik dengan protokol http maupun https (secure http).
  8. ISDN, mikrotik router sanggup berfungsi sebagai ISDN client maupun server. Fungsi dial- up sanggup diatur secara permanen ataupun dial-on- demand. IP address yang diberikan ISP sanggup dipakai sebagai default route table.
  9. LCD, dipakai untuk menampilkan gosip kondisi sistem mikrotik melalui layer LCD mini yang tersambung ke paralel ataupun USB.
  10. NTP ( Network Time Protocol), dipakai untuk menyelaraskan sistem waktu komputer dalam jaringan.
  11. Radio LAN, mikrotik mendukung penggunaan wireless radio LAN.
  12. Router Board, dipakai untuk mendukung penggunaan mikrotik pada papan rangkaian khusus. Papan rangkaian khusus tersebut intinya merupakan computer minimum (tanpa harddisk controller, vga dan sound) dengan kartu jaringan, catu daya lebih sederhana( cukup + 12 VDC) dan performa yang sangat minimum. Router board yag sanggup dipakai mikrotik ialah router board 200 dan 500
  13. Routing, dibutuhkan kalau jaringan memakai routing dynamic. Mikrotik sanggup memakai RIP, OSPF, maupun BGP versi 4.
  14. Security, berisikan pemberian untuk keamanan komunikasi. Paket ini dibutuhkan oleh mikrotik untuk menjalankan IP security(IP Sec), Secure Shell, dan untuk menjalankan Win Box pada mode kondusif (secure).
  15. Telepony, berkhasiat untuk mengatur layanan komunikasi dengan memakai Voice Over IP (VoIP). Paket ini selain menawarkan fungsi gatekeeper juga mendukung penggunaan beberpa hardware VoIP terpasng pada Mikrotik Router OS.
  16. UPS, fitur ini memudahkan direktur memonitor dan mengamankan router dari kerusakan jawaban gangguan catu daya. Untuk melaksanakan pengamanan tersebut router akan selalu memonitor kondisi baterai UPS ketika catu daya utama tidak terdsedia. Jika kondisi baterai UPS dibawah 10% maka fitur ini memerintahkan rauter telah pada kondisi hibernate dan siap untuk kembali aktif ketika catu daya utama kembali.
  17. Mikrotik web proxy, dalam ketika yang bersamaan sanggup difungsikan sebagai proxy HTTP normal maupun transparant.
Cukup sekian dulu Kumpulan Istilah-istilah Mikrotik dan Networking. Untuk istilah-istilah Mikrotik lainnya akan di share di artikel selanjutnya pada blog Tutorial Mikrotik Indonesia ini. 
Semoga bermanfaat 🙂
Read More

Apa Itu Ntp? Setting Ntp Client Di Mikrotik

Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik – Ada yang tau apa itu NTP (Network Time Protocol)? Pasti banyak yang belum tau apa itu Network Time Protocol. NTP memang terdengar absurd bagi orang yang belum begitu paham wacana jaringan komputer. Oke, untuk mempelajari lebih lanjut wacana Apa itu NTP (Network Time Protocol) dan penerapannya di Mikrotik silakan simak pengertian NTP berikut ini :

Pengertian NTP

Network Time Protocol atau lebih sering disebut dengan istilah NTP ialah sebuah prosedur atau protokol yang dipakai untuk melaksanakan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah sistem komputer dan jaringan. Proses sinkronisasi ini dilakukan di dalam jalur komunikasi data yang biasanya memakai protokol komunikasi TCP/IP. Sehingga proses ini sendiri sanggup dilihat sebagai proses komunikasi data biasa yang hanya melaksanakan pertukaran paket-paket data saja.  
NTP memakai port komunikasi UDP nomor 123. Protokol ini memang didesain untuk sanggup bekerja dengan baik meskipun media komunikasinya bervariasi, mulai dari yang waktu latensinya tinggi hingga yang rendah, mulai dari media kabel hingga dengan media udara. Protokol ini memungkinkan perangkat-perangkat komputer untuk tetap sanggup melaksanakan sinkronisasi waktu dengan sangat sempurna dalam banyak sekali media tersebut. Biasanya dalam sebuah jaringan, beberapa node dilengkapi dengan kemudahan NTP dengan tujuan untuk membentuk sebuah subnet sinkronisasi. Node-node tersebut lalu akan saling berkomunikasi dan ber sinkronisasi menyamakan waktu yang direkam mereka. Meskipun ada beberapa node yang akan menjadi master (primary server), protokol NTP tidak membutuhkan prosedur pemilihan tersebut.
Oke sudah tau kan apa itu NTP? Kalo sudah terperinci wacana NTP kini lanjut ke seting NTP pada Mikrotik mari kita Belajar Mikrotik lebih dalam lagi wacana NTP.

Setting Network Time Protocol Client di Mikrotik

Dalam kondisi tertentu Router Mikrotik harus bekerja menurut waktu, baik tanggal, hari, maupun jam. Misalnya saja bila Anda ingin memblokir jalan masuk internet di luar jam kerja atau memblokir beberapa situs pada jam-jam tertentu. Jika anda memakai PC sebagai Router Mikrotik ini tentu bukan masalah, alasannya ialah di Motherboard komputer sudah terpasang baterai yang sanggup mempertahankan konfigurasi waktu. Namun pada RouterBoard Mikrotik yang tidak mempunyai barerai internal maka konfigurasi waktu akan kacau tiap kali router mengalami restart.
Nah, untuk menghindari ketidakakuratan konfigurasi waktu inilah, maka pada Router Mikrotik perlu dikonfigurasikan Network Time Protocol (NTP). Router Mikrotik perlu mengetahui NTP Server yang ada di Internet dan akan berusaha menyesuaikan dengan konfigurasi waktu yang ada di NTP Server tersebut. Untuk sinkronisasi konfigurasi waktu pada Router Mikrotik, Anda sanggup memakai NTP Server untuk Indonesia dengan IP Address 203.160.128.3.
Untuk lebih mudahnya silakan anda gunakan Winbox untuk menyeting NTP Client nya. Buka Winbox, masuk ke sajian System –> NTP Client, menyerupai gambar berikut :
Centang opsi Enabled –> Mode : unicast –> Primary NTP Server : 203.160.128.3
Atau sanggup juga memakai command line :
[[email protected]] > system ntp client set primary-ntp=203.160.128.3 enabled=yes mode=unicast
Selanjutnya seting waktu pada mikrotik nya dengan masuk ke sajian System –> Clock, menyerupai gambar di bawah ini :

Atau sanggup juga memakai command line :
[[email protected]] > system clock set time-zone-name=Asia/Jakarta

Sekarang konfigurasi waktu Router Mikrotik anda sudah sesuai.
Semoga artikel Tutorial Mikrotik Indonesia wacana Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik ini sanggup bermanfaat :).

Read More

Belajar Mikrotik : Teori Dasar Mikrotik

Belajar Mikrotik : Teori Dasar Mikrotik – Teori dasar Mikrotik dibutuhkan ketika kita akan Apa itu Mikrotik? Pengertian Mikrotik & Penjelasannya. Kali ini kita akan membahas mengenai Teori Dasar Mikrotik.

MikroTik  RouterOS™ merupakan sistem  operasi  Linux  base yang diperuntukkan sebagai  network  router.  Didesain  untuk memperlihatkan fasilitas bagi penggunanya. Administrasinya sanggup dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi sanggup dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk   penggunaan standard, contohnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks,  routing yang rumit)  disarankan  untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

Sejarah MikroTik RouterOS

MikroTik adalah sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully yaitu seorang  berkewarganegaraan  Amerika yang berimigrasi  ke Latvia.  Di Latvia  ia bejumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.

John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi MikroTik yaitu me- routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, gres kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.

Prinsip dasar mereka bukan menciptakan Wireless ISP (W-ISP), tetapi menciptakan aktivitas router yang handal dan sanggup dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan daerah eksperimen John dan Arnis, alasannya saat  ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.

Linux yang pertama kali dipakai yaitu Kernel 2.2 yang dikembangkan secara gotong royong denag derma 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang kini menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif berbagi MikroTik secara marathon.

Jenis-Jenis Mikrotik

1. MikroTik  RouterOS   yang  berbentuk  software   yang  dapat  di-download  di www.mikrotik.com. Dapat diinstal pada kompuetr rumahan (PC).

2.  MikroTik RouterBoard yaitu BUILT-IN Hardware Mikrotik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang didalamnya sudah terinstal MikroTik RouterOS.

Fitur-Fitur Mikrotik

  1. Address List : Pengelompokan IP Address menurut nama
  2. Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool sampai 128 ports.
  3. Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
  4. Bridge :  Mendukung fungsi  bridge spinning  tree,  multiple  bridge interface, bridging firewalling.
  5. Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer
  6. DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay;  DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.
  7. Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan  MAC, IP address,  range port, protokol IP, pemilihan  opsi protokol ibarat ICMP, TCP Flags dan MSS.
  8. Hotspot  : Hotspot  gateway dengan otentikasi  RADIUS.  Mendukung limit  data rate, SSL ,HTTPS.
  9. IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann  groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi memakai DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5
  10. ISDN   :  mendukung  ISDN   dial-in/dial-out.   Dengan otentikasi   PAP,   CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung  128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.
  11. M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.
  12. MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung  Cisco Discovery Protokol (CDP).
  13. Monitoring  / Accounting : Laporan  Traffic  IP, log, statistik graph yang sanggup diakses melalui HTTP.
  14. NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi memakai system GPS.
  15. Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan  PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi  untuk PPoE; limit data rate.
  16. Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server,  HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS  dan HTTP; mendukung protokol SOCKS;  mendukung parent proxy; static DNS.
  17. Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.
  18. SDSL : Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
  19. Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).
  20. SNMP : Simple Network Monitoring Protocol mode kanal read-only.
  21. Synchronous  : V.35, V.24, E1/T1,  X21,  DS3 (T3)  media ttypes;  sync-PPP, Cisco HDLC; Frame  Relay line protokol; ANSI-617d  (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.
  22. Tool :  Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update.
  23. UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.
  24. VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.
  25. VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.
  26. VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.
  27. WinBox : Aplikasi  mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi  MikroTik RouterOS.
Demikianlah pembahasan wacana artikel Belajar Mikrotik : Teori Dasar Mikrotik. Teori dasar ini sanggup anda gunakan sebagai pemikiran dalam belajar mikrotik kedepannya. Semoga bermanfaat 🙂
Read More