Category Mikrotik Lanjut

Cara Menciptakan Hotspot Di Mikrotik : Seting Dasar Hotspot Mikrotik

Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik – Router Mikrotik merupakan router yang mempunyai fitur lengkap. Salah satu fitur yang cukup terkenal dan banyak dipakai dari Router Mikrotik itu sendiri ialah Hotspot. Tahukah anda perbedaan internet sharing biasa dengan Hotspot? Mungkin anda sering menemukan sinyal internet wifi yang di password dengan memakai WPA atau WEP. Anda akan sanggup internetan kalau memasukkan password dengan benar. Kaprikornus siapa saja sanggup mengakses wifi itu kalau tau password nya alasannya ialah password nya hanya ada satu.

Berbeda dengan metode Hotspot, yang mana kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user sanggup konek kemudian akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user sanggup login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, maupun area publik lainnya.

Nah, kini kita akan membahas Tutorial Mikrotik Indonesia dengan mencoba menciptakan dan seting mikrotik sebagai Hotspot. Namun sebelumnya anda perlu tau apa saja kelebihan Hotspot dengan memakai Mikrotik. Dengan memakai Mikrotik sebagai Hotspot, anda sanggup mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya sanggup dipakai dengan username dan password tertentu.

Anda juga sanggup melaksanakan administrasi terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang sanggup di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

Oke, udah tau kan apa saja kelebihan dan fitur-fitur hotspot mikrotik. Sekarang lanjut Balajar Mikrotik eksklusif ke praktek nya. Kita mulai dengan konfigurasi dasar hotspot nya dulu ya.

1. Tentukan interface yang akan dibuatkan hotspot. Karena kita akan menciptakan hotspot via wifi maka pilih interface wlan. Disini aku asumsikan memakai wlan1. Aktifkan wlan1 dan gunakan mode AP Bridge, isikan SSID dengan nama hotspot anda.

2. Beri IP address interface wlan1, contohnya 192.168.100.1/24
ip address add address= 192.168.100.1/24 interface=wlan1

Atau sanggup melalui winbox, masuk ke sajian IP –> Address

3. Sekarang kita mulai menciptakan Hotspot untuk wlan1. Untuk lebih gampang nya kita memakai wizard Hotspot Setup. Masuk ke sajian IP –> Hotspot –> Hotspot Setup

4. Pilih Hotspot Interface : wlan1 –> klik Next

5. Selanjutnya mengisikan IP address dari wlan1 dan centang Masquerade Network. klik Next

6. Menentukan range IP address yang akan diberikan ke user (DHCP Server), misal : 192.168.100.10-192.168.100.254. Kaprikornus user akan diberikan IP secara otomatis oleh DHCP Server antara range IP tersebut.
7. Memilih SSL certificate. Pilih none saja, klik Next.
8. IP Address untuk SMTP Server kosongkan saja. Klik Next.
9. Memasukkan alamat DNS Server. Isikan saja dengan DNS Server nya Google : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Klik Next.

10. Memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisi nantinya akan menggantikan alamat IP dari wlan1 sebagai url halaman login. Jika tidak diisi maka url halaman login akan mengguakan IP address dari wlan1. Kosongkan saja, klik next.

11. Hotspot sudah berhasil dibuat. Silakan anda coba koneksikan laptop anda ke wifi hotspot anda.

12. Buka browser dan kanal web sembarang, contohnya mikrotikindo.blogspot.com maka anda akan dialihkan ke halaman login hotspot mikrotik. Pastikan alamat web yang dituju tidak memakai protokol https tetapi memakai http. Jika memakai HTTPS maka redirect ke login page akan error.

13. Silakan coba login dengan username : admin dan password : kosong. 
14. Jika berhasil login berarti Hotspot sudah beres.
15. Untuk mengedit dan menambahkan user silakan masuk ke sajian IP –> Hotspot –> klik tab Users

Jika teman-teman masih kurang paham dan resah wacana cara konfigurasi mikrotik hotspot ini, teman-teman sanggup coba lihat Video Tutorial Penjelasan dan Cara Setting Hotspot Mikrotik Berikut ini :

 


Oke cukup sekian dulu tutorial wacana Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik. Untuk pembahasan fitur hotspot mikrotik lainnya menyerupai klarifikasi sajian tab Hotspot dan user manager memakai RADIUS Server silakan sanggup Anda cari disini :
https://mikrotikindo.blogspot.co.id/search/label/Hotspot

Selamat Belajar Mikrotik, Good luck πŸ™‚

Read More

Tutorial Share Koneksi Internet Modem Usb Dengan Mikrotik

Tutorial Share Koneksi Internet Modem USB dengan Mikrotik – Beberapa tipe Mikrotik gres sudah mendukung port USB yang dapat dipakai untuk banyak sekali macam hal. Port USB layaknya di perangkat PC, dapat dipakai untuk media storage perhiasan menyerupai USB flashdisk. Ternyata dapat juga difungsikan sebagai interface untuk menghubungkan modem 3G/EVDO. Sehingga menimbulkan perangkat Mikrotik lebih flexible dalam pemasangannya, terutama di lokasi yang belum terjangkau koneksi internet yang biasanya memakai kabel ataupun wireless. 
Perangkat RouterBoard yang telah support interface USB mempunyai ciri-ciri mempunyai isyarat β€œU” menyerupai RB411U, RB411UAHR, RB433UAH,  RB751U-2HnD, RB751G-2HnD, RB750UP dan sebagainya. (Catatan: Untuk RB411UAHR diperlukan USB power injector untuk menghidupkan sebuah perangkat USB). 

Topologi

Dalam artikel ini akan diberikan tutorial langkah langkah dalam memakai fungsi port USB untuk modem, sebagai citra kondisi jaringan, tutorial kali ini memakai perangkat RouterBoard Indoor RB751U-2HnD dan modem sierra 3G 881U, dimana bentuk topologinya menyerupai yang ada pada gambar dibawah :

Berikut ini Beberapa langkah yang harus kita lakukan dalam konfigurasi :

IP Address

Langkah pertama kita tambahkan di router kita yaitu IP Address di interface yang akan kita gunakan untuk jaringan lokal. 

Wireless Access Point

berikutnya yaitu mengaktifkan interface wlan1 sebagai access point untuk distribusi koneksi wireless ke jaringan local.

DNS

Untuk setting DNS kita harus mengaktifkan parameter β€œallow remote request” agar client kita dapat request DNS ke router kita. 

USB Devices

Jika IP, interface (ethernet dan wireless) dan DNS sudah dikonfigurasi, kita pasangkan 3G modem kita ke port usb di router. Hal yang perlu kita cek kembali yaitu sajian “/system resource usb”.  

Untuk perangkat yang sudah disupport Mikrotik, biasanya akan muncul USB device baru  secara otomatis. Mikrotik juga akan menyebarkan interface gres β€œppp-out1”.

PPP-Out Internet Dial

Untuk memasukkan Username, Password dan APN dari provider kita, kita masukan di interface ppp-out1 yang sudah dibentuk oleh Mikrotik.

NAT Masquerade
Langkah terakhir, kita harus menambahkan srcnat masquerade untuk interface ppp-out1 agar client dapat kanal ke internet.

Catatan : Pastikan bahwa modem yang anda gunakan sudah sikenali oleh OS mikrotik. 
Daftar lengkap Modem yang sudah dikenali oleh OS mikrotik ada di :
http://wiki.mikrotik.com/wiki/Supported_Hardware#3G_cards
Oke, buat anda yang ingin mencoba sharing koneksi internet dari modem USB pribadi melalui Mikrotik dapat mencoba tutorial ini. Tapi syaratnya anda harus punya RouterBoard nya ya :D. Oke selamat mencoba tutorial mikrotik indonesia ini πŸ™‚
Read More

Cara Seting Mikrotik Routerboard Sebagai Switch

Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch – Routerboard Mikrotik yaitu suatu perangkat jaringan yang serba guna. Kita sanggup memanfaatkan Mikrotik sebagai Router, Proxy, DHCP Server, VPN, bahkan Switch. Pada artikel kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Settingan kali ini terbilang mudah, alasannya yaitu anda tidak perlu menyetting mikrotik dari awal, cukup dengan konfigurasi yang telah ada dan ditambahkan dengan mengaktifkan fitur switchnya. Pada tutorial kali ini dipakai Mikrotik RB750 yang mempunyai 5 port ethernet. Anda sanggup menyesuaikan dengan perangkat Mikrotik anda masing-masing.
Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Routerboard Mikrotik RB750 telah disediakan fungsi switch, yang mana jikalau sahabat menginginkan men-share internet lebih dari satu komputer atau pada umumnya topologi yang dipakai kebanyak internet di share melalui media wifi dan lan memakai kabel.
Oke pribadi saja pada pokok masalah, berikut ini setting yang admin gunakan yaitu melalui winbox :
  1. Login ke mikrotik anda memakai winbox
  2. Pada hidangan “Interface” akan nampak ibarat gambar berikut
    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Dari gambar diatas akan sahabat temukan Interface “Local” yang mengarah pada jaringan lokal (LAN) dan Interface “Public” yang mengarah pada internet (modem), juga terdapat ether3, ether4 dan ether5 yang nantinya kita setting sebagai switch.
  3. Klik 2X pada interface ether3, ether4 dan ether5 kemudian setting sebagai berikut.
    Pada interface ether3, ether4 dan ether5 pilih tab “General” kemudian isikan :
    • Name : ether3 (atau dengan nama lain)
    • ARP : enable
    • Master Port : Local (interface yang mengarah pada lan)
    • Pilih OK

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Settingan yang sama pada ether4 dan ether5, yang membedakan hanya nama interfacenya.

  4. Langkah selanjutnya kita akan menciptakan rule pada IP Firewall.
    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch
  5. Selanjutnya akan muncul jendela “Firewall” kemudian pilih “Filter Rules”. Disini kita akan menambahkan rule semoga ether3, ether4 dan ether5 sanggup mengakses internet dengan mendapat IP dhcp, berikut settingannya :
    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch
  6. Klik tanda tambah yang berwarna merah untuk menciptakan rule ibarat gambar poin 5, selanjutnya setting ibarat gambar berikut :
    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Pada tab “General” isikan sebagai berikut :

    • Chain : input
    • Protocol : 1 (icmp)

    Pada tab “Action” pilih “accept” dilanjutkan pilih “Apply” kemudian “OK”

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch
  7. Buat rule gres dengan cara yang sama ibarat poin 6 kemudian isikan ibarat gambar berikut :
    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Pada tab “General” isikan sebagai berikut :

    • Chain : Input
    • Connection State : established

    Pada tab “Action” pilih “accept” dilanjutkan pilih “Apply” kemudian “OK” (sama dengan poin 6)

  8. Buat rule gres lagi langkah-langkahnya sama dengan poin 7, hanya saja pada “Connection State” dipilih “related” dan pada tab “Action” pilih “Accept“, lihat gambar berikut :
    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch
  9. Langkah terakhir yaitu dengan menciptakan rule gres lagi ibarat gambar berikut :
    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Pada tab “General” isikan sebagai berikut :

    • Chain : Input
    • In.Interface : Public

    Pada tab “Action” pilih “drop” dilanjutkan pilih “Apply” kemudian “OK” (sama dengan poin 6)

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

Reboot routerboard anda kemudian tes pada slot ether3, ether4 dan ether5 kemudian ping ke yahoo jikalau reply maka settingan kita sudah benar, kini routerboard miktorik rb750 anda sudah sanggup menjadi router yang handal sekaligus bertindak sebagai switch.
Demikianlah tutorial Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Selamat mencoba dan semoga sukses πŸ™‚
Sumber :
https://namawebmu.blogspot.com/search?q=cara-setting-switch-routerboard 

Read More

Tutorial Cara Share Koneksi Wireless Di Mikrotik Yang Hanya Punya 1 Interface Wireless

Di suatu dikala Anda ingin membagikan koneksi internet yang Anda sanggup dari interface wireless di Mikrotik Routerboard anda sedangkan routerboard anda hanya mempunyai 1 interface wireless. Dimana interface wireless anda tersebut dijadikan sebagai akseptor koneksi Internet (Station) yang tidak memungkinkan Anda membuatkan koneksi internet tersebut lewat interface wireless ini pula. Disaat menyerupai ini Anda sanggup memanfaatkan interface Vitual Access Point Mikrotik yang biasa disebut (VAP). Dengan adanya interface VAP ini anda sanggup menambah interface wireless dengan menginduk ke interface master yaitu wlan 1. Yang nantinya interface VAP inilah yang akan membuatkan koneksi internet lewat Wireless pula. Dibawah ini ialah tutorial cara setingnya…
Buka Winbox Mikrotik kemudian masuk ke interface wireless dan setting wireless menjadi mode station ubah security profile yang nantinya sebagai authentikasi keamanan kemudian lakukan scan ke sasaran access point yang akan menjadi sumber koneksi internet.

Ingat menyerupai pada gambar diatas mode harus station dan masukan security profile sebagai authentikasi keamanan. Jika sumber wifi yang akan dikoneksikan tidak memakai autentikasi (Open) maka tidak perlu dipakai security profile. Lalu lakukanlah scan.

Jika sudah klik tombol Apply dan Ok.! ;), hingga interface wireless menjadi (R)

R ialah tanda bahwa sudah terkoneksi dengan si sasaran AP. Selanjunya kita akan meminta ip dhcp client dari sasaran ap. Dengan mengunakan DHCP CLIENT. IP> DHCP CLIENT> ADD

Klik Apply –> OK. tungu hingga Bound..

Lalu konfigurasikan NAT (Network address translation) yang mempunyai kegunaan untuk membungkus ip private ke dalam ip publik untuk alasan keamanan. Masuk sajian IP –> FIREWALL –> NAT –> ADD

Setting Chain: srcnat dan Out Interface: Wlan1

Lalu pindah ke tab Action dan pilih actionnya: Masquirade

Kenapa actionnya masquirade alasannya Masquirade ialah action untuk konfigurasi NAT OK.! kemudian Apply dan OK.

Baru sehabis konfigurasi di atas kita sanggup eksklusif konfigurasi VAP (Virtual Access Point).

Masuk ke interface Wireless lagi tambah interface Virtual.

Lalu setting Mode: AP Bridge dan Master Interface: Wlan 1 dan masukan security profilenya sebagai authentikasi pemasukan kedalam Access Point anda dan jangan lupa SSID nya OK..

Selesai sudah kita menciptakan Virtual Access Point. Tes pengujiannya jikalau sudah berhasil akan muncul SSID wireless kita pada tampilan Wifi di laptop atau perangkat lainnya dengan hasil Connected atau terdapat koneksi internet. Seperti pada gambar dibawah

Setelah ini anda sanggup membuatkan koneksi internet yang didapat dari wireless anda dan anda sebarkan pula lewat wireless.. OK Selamat Mencoba
by Arief Sofyan, Sekolah Menengah kejuruan Madinatulquran.

Read More

Autobackup Mikrotik : Kirim File Backup Ke Ftp Server Otomatis

Melakukan backup konfigurasi Mikrotik secara rutin dapat mengurangi resiko downtime yang usang alasannya ialah harus konfig ulang router ketika terjadi problem pada router tersebut. Setidaknya jikalau router rusak, atau RouterOS nya corrupt, kita tidak perlu repot-repot lagi ngonfig dari awal. Tinggal restore saja konfigurasi nya dari file backup yang sudah disimpan sebelumnya.
Namun masalahnya kadang kita terlalu malas untuk sekedar melaksanakan backup konfigurasi dan menyimpan nya. Sama malasnya menyerupai saya yang harus me-manage puluhan Router Mikrotik. Capek kalau harus backup konfig satu per satu, hehe :D. 
Sebenarnya pada Tutorial Mikrotik sebelumnya sudah pernah saya bahas ihwal :
Tutorial Mikrotik kali ini merupakan pengembangan dari tutorial tersebut, dimana file backup dan export yang sudah di generate bukan dikirimkan ke Email, namun di upload ke Folder di FTP Server secara otomatis dan terjadwal. Sehingga file backup & export yang di upload ke FTP akan tersusun rapi, gampang ditemukan, dan cepat dapat digunakan. Contoh nya menyerupai ini :
Oke cukup sudah kisah sebelum tidurnya, kebanyakan baca prolog ntar malah jadi ngantuk :p mari kita pribadi saja bahas caranya. Disini kita akan manfaatkan Tool Fetch Mikrotik untuk melaksanakan proses upload file. Selain itu kita juga akan gunakan Script & Scheduler untuk otomasi nya.

Tutorial Cara AutoBackup Mikrotik : Kirim File Backup ke FTP Server Otomatis

1. Pastikan kita punya jalan masuk ke FTP Server untuk menciptakan direktori lokasi upload file backup.
2. Login via Winbox Mikrotik –> Pastikan Mikrotik nya sudah dapat ping ke FTP Server.
3. Buat Script Auto Backup Mikrotik. Masuk ke sajian System –> Scripts –> Tambahkan Script gres –> Beri nama autobackup –> pada kolom Source isikan :

/system backup save name=(“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” .
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]);
/export file=(“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” .
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]);

Contoh nya menyerupai gambar berikut :
Script ini jikalau di run akan men-generate file backup (.backup) dan file export (.rsc) dengan format penamaan yang gampang dikenali.
4. Buat Script lagi untuk proses upload file backup. Disini kita akan buat dua script terpisah untuk proses upload file .backup dan .rsc. Untuk script upload file backup beri nama uploadbackup –> Script source nya sebagai berikut :

:global backupname (“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” .
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11] . “.backup”);
/tool fetch address=Alamat.FTP mode=ftp user=Username.FTP password=Password.FTP src-path=$backupname dst-path=”Direktori.FTP/$backupname” upload=yes

Silakan ubah data yang ditandai kuning dengan data Anda sendiri. Contoh nya sebagai berikut :
5. Script ini dibentuk untuk proses upload file export (.rsc) –> Beri nama uploadrsc –> Isikan Source dengan script berikut :
:global backupname (“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” .
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11] . “.rsc”);
/tool fetch address=Alamat.FTP mode=ftp user=Username.FTP password=Password.FTP src-path=$backupname dst-path=”Direktori.FTP/$backupname” upload=yes
Contoh nya menyerupai gambar berikut ini :
6. Selanjutnya kita coba Run kedua Script upload tersebut. Coba cek pada folder tujuan upload di FTP Server. Jika konfigurasi script sudah benar, seharusnya akan muncul file .backup dan .rsc menyerupai gambar berikut ini :
Jika belum muncul file backup nya, silakan cek lagi data pada script nya. Pastikan username dan password FTP nya punya hak jalan masuk Permission Read/Write (RW) pada folder tujuan upload. 
7. Sekarang saatnya mambuat penjadwalan, sehingga script tersebut dapat dijalankan secara otomatis dan terjadwal. Kita gunakan Scheduler, masuk ke sajian System –> Scheduler –> buat 3 scheduler  gres untuk masing-masing script yang sudah kita buat.
Disini saya contohkan untuk menciptakan script dijalankan secara otomatis pada 01 Maret 2017 dengan interval 30 hari, jadi script ini akan berjalan mulai tanggal 1 Maret 2017 dan akan jalan otomatis tiap 30 hari.
Pastikan ketiga script tersebut tidak diekseskusi secara otomatis pada waktu yang bersamaan. Dahulukan script autobackup, gres kemudian script uploadbackup dan uploadrsc. Contoh konfigurasi nya silakan lihat gambar berikut :
Nah, kini tinggal konfig Router Mikrotik lainnya untuk auto backup ke FTP Server juga. Gak problem capek konfig di awal, asal kedepanya gak capek tiap bulan ngumpulin file backup satu per satu :D.
Read More

Malas Menghapal Ip Public? Yuk Ganti Pakai Domain Gratis

Merubah IP Address Public menjadi nama Domain dapat memudahkan kita untuk mengakses perangkat nya. Tentu saja kita akan lebih gampang menghapal nama domain daripada angka IP Address kan? Coba bayangkan kalau misalkan kita punya puluhan Router Mikrotik dengan IP Publik yang berbeda-beda, dikala kita akan mengakses nya via internet tentu akan kesulitan kalau tidak hapal IP Publik nya.
Nama Domain yang dapat kita gunakan ada dua tipe, yaitu Top Level Domain (TLD) menyerupai .com .net .org dll yang biasanya berbayar dan Sub Domain yang kebanyakan GRATIS. Tapi tunggu dulu, Domain TLD juga ada yang gratis loh. Itu yang akan kita bahas dan gunakan pada Tutorial Mikrotik kali ini.
Ada beberapa penyedia layanan Domain Gratis yang dapat kita gunakan. Disini saya akan contohkan memakai layanan domain gratis dari freenom.com untuk merubah IP Publik Statik yang ada pada Router Mikrotik.

Tutorial Cara Merubah IP Publik Mikrotik Menjadi Domain Name

1. Silakan masuk dan daftar di freenom.com untuk mendapat domain gratis.
2. Setelah final daftar, masuk ke hidangan Services –> Register a New Domain
3. Masukkan nama domain yang Anda inginkan –> Klik Check Availability
Ada beberapa TLD gratis yang dapat kita gunakan. Silakan pilih domain yang masih tersedia. Jika semua sudah tidak tersedia, silakan ganti nama domain nya dengan nama yang lain.
Jika sudah ketemu yang status nya Free, Klik Get it now!
4. Kita dapat gunakan metode forwarding atau DNS Records. Disini saya akan contohkan memakai DNS Records yaitu memakai A record.
Klik Use DNS –> Masukkan IP Address Static (Public) di kedua kolom IP address — pilih period 12 Months –> Continue
5. Kemudian isikan data diri Anda. Jika sudah final maka akan muncul halaman Order Confirmation –> Masuk ke client area untuk melihat domain anda.
6. Sebelum mencoba untuk mengakses domain nya, silakan lakukan flush dns cache dulu. Untuk Windows, flush dns dapat melalui CMD. Buka CMD –> ketikkan perintah ipconfig /flushdns
7. Jika sudah, silakan coba buka domain nya di web browser. Halaman login Mikrotik nya sudah muncul dengan mengakses nama domain tersebut.
8. Kita juga dapat memakai nama domain nya untuk remote Mikrotik memakai Winbox.
Sampai disini kita sudah dapat remote Mikrotik dari Internet memakai domain gratis. 
Bagaimana kalau IP Publik Mikrotik nya dinamis? Apakah dapat memakai Domain Gratis juga?
Tentu saja bisa. Kita dapat memanfaatkan DDNS atau memakai fitur IP Cloud pada Mikrotik. Caranya silakan baca disini :
Read More

Cara Install Mikrotik Di Virtual Private Server (Vps)

Virtual Private Server (VPS) ialah suatu Server yang dibagi menjadi beberapa Virtual Machines (VM) dimana setiap VM merupakan Virtual Server yang sanggup di install sistem operasi tersendiri. 
Misalnya menyerupai PC/Laptop kita yang diinstal VMWare atau VirtualBox untuk menjalankan OS tertentu. Disini tentunya kita sanggup menciptakan beberapa VM untuk menjalankan OS yang kita inginkan.
Nah, VPS yang dimaksud ialah VPS cloud yang sudah terhubung ke jaringan internet. Untuk menggunakannya kita sanggup menyewa VPS yang disediakan oleh banyak sekali vendor hosting server. Disini saya memakai VPS dari Digital Ocean dengan menyewa Virtual Server di Singapore.
Untuk apa install Mikrotik di VPS? Ada beberapa kegunaan mikrotik yang sanggup kita manfaatkan alasannya Mikrotik nya akan memiliki IP Publik, contohnya dipakai sebagai VPN Server, Proxy Server, atau hanya sekedar untuk ngelab saja. Makara ini merupakan salah satu cara mendapatkan IP Publik pada Mikrotik :D.
Oke, eksklusif saja kita simak Tutorial Mikrotik berikut :

Tutorial Cara Install Mikrotik di Virtual Private Server (VPS)

1. Silakan Login atau Daftar dulu ke Digital Ocean disini
Setelah daftar dari link tersebut, Anda akan mendapatkan credit Gratis $10, yang nantinya sanggup dipakai untuk menyewa VPS nya. Lumayan kan dapet gratisan, hehe

2. Setelah login ke DO, buat Droplet gres –> Klik Create Droplet
2. Pilih Image Ubuntu 16.04 x64. Kenapa tidak eksklusif pakai image Mikrotik saja? DO tidak mengijinkan kita untuk install Image selain yang disediakan olehnya. Makara kita pakai Ubuntu saja untuk nantinya kita install Mikrotik Cloud Hosted Router (CHR).
3. Pilih Size (ukuran) dari VPS nya. Pilih yang paling murah saja yang $5/bulan. Bisa pakai 2 bulan GRATIS dengan free credit $10 tadi.
4. Pilih Datacenter dari VPS yang akan digunakan. Silakan pilih yang terdekat saja biar ping nya anggun dan hop nya gak terlalu panjang. Disini saya contohkan pakai Server di Singapore.
5. Isikan hostname dari VPS Anda. Terserah mau dikasih nama apa. Default aja juga gak masalah. Kemudian Klik Create.
6. Tunggu beberapa dikala sampai proses pembuatan VPS nya selesai. Jika sudah tamat maka akan muncul goresan pena You’re Awesome! pada kolom Created di sajian Droplets. Silakan susukan ke console VPS nya melalui sajian More –> Access Console.
7. Selain itu kita juga akan mendapatkan email dari DO wacana detail server tersebut.
8. Karena penggunaan Console DO nya agak susah, saya sarankan untuk remote console VPS nya via SSH PuTTY. Silakan download aplikasi PuTTY dan buka aplikasinya.
Pada kolom Hostname (or IP address) masukkan IP adress VPS nya –> Port 22 –> Klik Open.
9. Login dengan user : root dan password yang ada di email tadi. Kemudian kita akan diminta untuk mengganti password default nya. Silakan ganti passwordnya sesuai harapan Anda.
10. Setelah ganti password, kita mulai menciptakan Ubuntu nya menjadi Mikrotik Cloud Hosted Router (CHR). Silakan copy dan paste code berikut ke PuTTY :

wget https://download2.mikrotik.com/routeros/6.38.3/chr-6.38.3.img.zip -O chr.img.zip  &&
gunzip -c chr.img.zip > chr.img  &&
mount -o loop,offset=33554944 chr.img /mnt &&
ADDRESS=`ip addr show eth0 | grep global | cut -d’ ‘ -f 6 | head -n 1` &&
GATEWAY=`ip route list | grep default | cut -d’ ‘ -f 3` &&
echo “/ip address add address=$ADDRESS interface=[/interface ethernet find where name=ether1]
/ip route add gateway=$GATEWAY
 ” > /mnt/rw/autorun.scr &&
umount /mnt &&
echo u > /proc/sysrq-trigger &&
dd if=chr.img bs=1024 of=/dev/vda

Cara Paste di PuTTY dengan klik kanan –> kemudian tekan Enter.
Tunggu sampai proses download image Mikrotik CHR nya selesai. Setelah tamat script nya akan menjalankan proses mounting dan instalasi CHR nya.
11. Jika sudah selesai, masuk ke akun Digital Ocean nya lagi –> Matikan VM nya.
12. Nyalakan kembali VM nya dengan menekan tombol Switch On.
13. Sekarang kita coba remote lagi VPS nya via console SSH pada PuTTY. 
Login nya pakai user : admin, passwordnya kosong (tanpa password).
Tadaa!! Ubuntu nya sudah menjelma Mikrotik πŸ˜€
14. Nah, Mikrotik nya sudah tamat diinstall nih. Kita juga sanggup remote Mikrotik nya via Winbox. Tinggal buka Winbox Mikrotik nya Connect to masukkan IP Address VPS nya –> Masukkan User dan Password nya.
Selesai sudah, kita sudah berhasil menginstall Mikrotik Cloud Hosted Router (CHR) di Virtual Private Server (VPS) Digital Ocean. Selanjutnya silakan mau dibentuk apa Mikrotik nya. Yang perlu diperhatikan adalah, alasannya Mikrotik CHR ini yang versi gratisan, maka pada interface eth nya hanya support bandwidth 1 Mbps saja.
Read More