Category SSTP VPN

Cara Menciptakan Sstp Vpn Server Di Mikrotik

SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol) ialah salah satu bentuk VPN (Virtual Private Network) yang memakai TLS 1.0 channel dan berjalan pada protocol TCP port 443 (SSL). Agar sanggup memakai SSTP dengan keamanan yang optimal, kita harus menambahkan akta SSL untuk koneksi antara Server dan Client. Hal ini menciptakan SSTP VPN lebih kondusif (secure) daripada PPTP VPN.
Namun kalau Server dan Client sama-sama memakai Mikrotik RouterOS versi 5.0beta ke atas, maka tidak memakai akta SSL pun sudah bisa. Penggunaan akta SSL ini diharapkan untuk koneksi ke client non Mikrotik, contohnya memakai PC/Laptop Windows OS.
Pada Tutorial Mikrotik kali ini akan membahas ihwal Bagaimana Cara Membuat SSTP VPN Server di Mikrotik dan mengkoneksikannya ke Client yang juga memakai Mikrotik. Oke, pribadi saja kita mulai.

Cara Membuat SSTP VPN Server di Mikrotik

1. Login ke Mikrotik yang akan dijadikan SSTP VPN Server via Winbox Mikrotik.
2. Aktifkan SSTP VPN Server dengan masuk ke sajian PPP –> tab Interface klik SSTP Server –> Centang opsi Enabled 
3. Perhatikan pada opsi Default Profile. Pilih Profile yang akan digunakan. Disini saya gunakan Profile yang sudah saya buat dengan memanfaatkan IP Pool. Silakan baca caranya disini : 
4. Perhatikan juga pada opsi Authentication. Pilih mschap2 saja, selain itu hilangkan centang nya. Hal ini dilakukan untuk memaksa SSTP Server memakai protokol mschap2 saja pada proses autentikasi nya sehingga lebih secure dan akan memudahkan kita nanti pada dikala set up client windows. Klik OK
5. Buat user SSTP VPN nya. Masuk ke tab Secret dan tambahkan user nya. Jangan lupa gunakan Profile yang sama ibarat pada SSTP Server.
5. Sampai disini SSTP VPN Server Mikrotik sudah berhasil diaktifkan. Selanjutnya kita setting SSTP VPN Client Mikrotik nya

Cara Setting SSTP VPN Client di Mikrotik

1. Login ke Mikotik yang akan dipakai sebagai SSTP VPN Client.
2. Masuk ke sajian PPP –> tab Interface –> Tambahkan Interface SSTP Client –> Isikan data Interface SSTP nya :
  • Connect to : IP Address atau domain name dari SSTP VPN Server nya
  • Port : Pastikan port nya 443
  • Certificate : Karena ini koneksi antar Mikrotik maka tidak perlu memakai certificate SSL (none)
  • User : Masukkan Username yang sudah dibentuk pada SSTP Server
  • Password : Masukkan Password untuk username SSTP nya
  • Profile : Pilih profile default
  • Allow : pilih mschap2
 
3. Selanjutnya kita cek Interface SSTP tersebut apakah sudah sanggup konek ke SSTP Server. Pastikan ada tanda R (Running) pada interface SSTP client nya dan Status : connected.
4. Jika SSTP Client Mikrotik sudah berhasil terkoneksi ke SSTP Server, maka pada sajian PPP –> Interface di SSTP Server akan muncul interface SSTP dinamis gres dengan tanda D (Dynamic)  dan R (Running) serta Status : connected.
Sampai disini antar Mikrotik sudah saling terkoneksi memakai SSTP VPN Tunnel. Untuk Setting SSTP VPN Client pada Windows akan kita bahas pada artikel selanjutnya.
Read More

Cara Setting Sstp Vpn Client Di Windows Memakai Certificate Dari Mikrotik

Setting SSTP VPN Client di Windows lebih rumit daripada setting PPTP VPN Client. Hal ini terjadi sebab penggunaan SSTP VPN yang jauh lebih kondusif (secure) daripada PPTP VPN, dimana koneksi SSTP VPN di Windows ini harus memakai Certificate SSL (Secure Sockets Layer). Lain hal nya dengan PPTP VPN yang tidak perlu repot-repot memakai Certificate SSL, tinggal sedikit setting sudah dapat konek.
Pada Tutorial Mikrotik kali ini akan kita bahas Tutorial Cara Setting SSTP VPN Client di Windows 10 dengan terlebih dahulu menciptakan Certificate SSL dari Perangkat Mikrotik. Sebelum lanjut ke Tutorial ini, pastikan Anda sudah membaca Tutorial Mikrotik sebelumnya perihal :

Membuat Certificate SSL CA, Server, dan Client di Mikrotik

1. Buat Certificate SSL di Mikrotik untuk CA (Certificate Authority). Masuk ke Menu System –> Certificates –> Tambahkan certificate gres dengan detail sebagai berikut :
Yang perlu diperhatikan ialah pada kolom Name dan Common Name (CN)
  • Pada kolom Name isikan CA
  • Pada kolom Common Name isikan IP Address (publik) atau nama domain dari SSTP Server.
  • Untuk kolom lainnya silakan diadaptasi dengan data Anda masing-masing
2.  Buat Certificate SSL untuk Client dan Server. Caranya sama menyerupai langkah pertama, tinggal mengganti Name dan Common Name.

Certificate SSL untuk Client :

Certificate SSL untuk Server :

3. Sign ketiga Certificate SSL tersebut dengan cara klik opsi Sign pada masing-masing certificate.

Sign Certificate SSL CA :

Pada dikala sign, di kolom Certificate pilih CA –> Kolom CA CRL Host isikan IP Address Publik atau domain name SSTP Server nya.

Sign Certificate SSL Client :

Pada dikala sign, di kolom Certificate pilih Client –> kolom CA : pilih CA –> CA CRL Host : kosong

Sign Certificate SSL Server:

Pada dikala sign, di kolom Certificate pilih Server –> kolom CA : pilih CA –> CA CRL Host : kosong
3. Setelah Certificate di Sign, pastikan semuanya sudah sudah ada tanda T yang berarti Trusted. Jika belum, masuk ke certificate nya –> centang Trusted
4. Export Certificate CA dan Client nya. Klik kanan pada Certificate –> pilih opsi Export.
Pilih Certificate yang mau di export (CA dan Client). Pada kolom Export Passphrase kosongi saja –> Klik Export.
5. Hasil Export Certificate nya akan muncul di hidangan Files dengan ekstensi .crt. Copy file Certificate tersebut ke komputer.
6. Paste file Certificate ke salah satu Folder di Komputer. Kemudian Install kedua Certificate nya dengan klik kanan –> Install Certificate

 Ikuti Prosedur Certificate Import Wizard sebagai berikut :

  
 
Lakukan mekanisme import certificate ini untuk Certificate CA dan Client nya.
7.  Kembali ke SSTP VPN Server Mikrotik. Masukkan Certificate CA pada konfigurasi SSTP Server nya. Masuk ke hidangan PPP –> Interface –> SSTP Server –> Pada Kolom Certificate pilih CA dan Authentication pilih mschap2 saja.
  

Setting SSTP VPN Client pada Windows 10

Disini saya coba contohkan setting SSTP Client di Windows 10. Untuk versi Windows lain silakan menyesuaikan.
1. Masuk ke Network and Sharing Center –> pilih Set up a new connection or network
 2. Pilih Connect to a workplace –> Next
3. Jika muncul tampilan menyerupai di bawah ini, pilih No, create a new connection –> Next –> Use my Internet Connection (VPN).
4. Masukkan data SSTP Server nya. 
Internet address : isikan IP Address (Public) atau domain name dari SSTP Server nya
Destination name : Beri nama SSTP VPN nya
Klik Create.
5. VPN Client sudah dibuat. Sekarang kita edit data di VPN Client nya tersebut. 
Pilih VPN type : Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP) –> Masukkan username dan password SSTP VPN Client nya nya –> Save.
6. Coba koneksikan SSTP VPN Client nya. Jika berhasil maka akan muncul goresan pena Connected pada SSTP VPN Client Windows nya dan muncul SSTP interface dinamis nya pada SSTP Server.
7. Setelah di Trace IP address komputer nya sudah berkembang menjadi IP Address dari SSTP VPN Server yang ada di Singapore. Hal ini terjadi sebab Mikrotik yang saya jadikan SSTP VPN Server saya install di VPS Digital Ocean dengan lokasi Data Center di Singapore.
Sampai disini kita sudah berhasil Membuat Certificate SSL di Mikrotik dan Setting SSTP VPN Client di Windows 10. Untuk Setting SSTP VPN Client di Mikrotik tidak perlu memakai certificate. Silakan baca di Tutorial Mikrotik sebelumnya :
Semoga Bermanfaat 🙂
Read More