Category Voucher

Cara Menciptakan Voucher Hotspot Mikrotik Via User Manager

Membuat Voucher Hotspot Mikrotik yang memakai User Manager memang cukup rumit. Banyak hal yang harus dikonfigurasi untuk sanggup men-generate Voucher Hotspot Mikrotik pada User Manager Mikrotik. Dengan memakai sistem voucher, kita sanggup lebih gampang dalam menjual koneksi Internet via WiFi Hotspot Mikrotik ke pelanggan. Kita tidak perlu menambahkan user tiap kali ada pelanggan yang mau berlangganan WiFi Hotspot. Kita tinggal men-generate username dan password user secara otomatis, dan mencetaknya dalam bentuk voucher untuk dijual kepada pelanggan.
Nah, kini pertanyaannya Bagaimana Cara Membuat Voucher Hotspot Mikrotik? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak baik-baik Tutorial Mikrotik Indonesia kali ini ya.
Sebelum kita mulai Tutorial Mikrotik nya, pastikan dulu beberapa hal berikut sudah terpenuhi :

1. Pastikan Mikrotik Anda sudah sanggup terkoneksi ke Internet

Jika belum baca disini :

2. Setting Waktu di Mikrotik dengan memakai NTP Client

Baca disini :

3. Pastikan Hotspot Mikrotik sudah ter-install dan berjalan dengan baik

Baca disini :

4. Install User Manager Mikrotik

Silakan baca disini :
 

5. Setting Hotspot Mikrotik semoga memakai Manajemen User dari User Manager Mikrotik

Baca disini :
 

6. Dari sini saya anggap Mikrotik Anda sudah terkoneksi ke User Manager dengan baik

Tutorial Cara Membuat Voucher Hotspot Mikrotik via User Manager

 

1. Login ke User Manager Mikrotik

Masukkan IPAddressMikrotik/userman pada browser. Pastikan IP Address tersebut bukan IP Address yang dipakai untuk interce Hotspot. Jika Anda memakai IPAddressHotspot/userman akan muncul pesan Error Not Found. Anda sanggup gunakan Interface lain, misal ether1 dan diberi IP segmen selain hotspot.

2. Seting Users Variable pada User Manager Mikrotik

Setelah login, masuk ke hidangan Settings –> Appearance –> Pada kolom Table pilih Users. Masukkan variable sebagai berikut ke dalam kolom visible :
Username
Password
Start Time
End Time
Total Time Left
Till Time
Uptime Used
Uptime Limit
Money Paid  

Variable ini akan muncul pada hidangan users, sehingga detail user sanggup kita ketahui dengan mudah.

3. Membuat User Profile pada User Manager Mikrotik

User Profile ini berisi isu profile dari masing-masing Paket Hotspot yang akan kita jual. Kita sanggup menambahkan user profile sebanyak paket internet yang akan kita buat. Cara menciptakan user profile sanggup melalui Menu Profiles secara manual, namun saya akan contohkan untuk menciptakan secara semi otomatis memakai command pada Terminal di Winbox. Berikut teladan command nya :

/tool user-manager profile add name="Paket 5 jam" name-for-users=5jam override-shared-users=off owner=     mikrotikindo price=10000 starts-at=logon validity=2d add name="Paket 1 hari" name-for-users=1hari override-shared-users=3 owner=     mikrotikindo price=20000 starts-at=logon validity=1d add name="Paket 1 Minggu" name-for-users=7hari override-shared-users=3 owner=     mikrotikindo price=50000 starts-at=logon validity=1w add name="Paket 1 Bulan" name-for-users=1bulan override-shared-users=5 owner=     mikrotikindo price=120000 starts-at=logon validity=4w2d add name="Paket Ulimited 1 Tahun" name-for-users=unlimited      override-shared-users=off owner=mikrotikindo price=1000000 starts-at=     logon validity=52w1d

Silakan sesuaikan parameter pada command tersebut dengan impian Anda. Terutama pada parameter owner, ganti dengan dengan username User Manager Anda. Hasil dari command tersebut sanggup Anda lihat pada Menu Profiles di User Manager. Jika Belum ada perubahan pada hidangan profiles, silakan logout dan login lagi ke User Manager.
Shared Users sanggup Anda tentukan juga jumlah nya.

4. Membuat Paket Hotspot Mikrotik pada User Manager

Profile yang sudah dibentuk sebelumnya perlu ditambahkan dengan limitasi bandwidth dan durasi aktif akun nya. Caranya dengan menambahkan limitation pada profile tersebut. Anda sanggup membuatnya satu per satu di Menu Profile –> tab Limitations
Disini saya akan gunakan kembali command terminal winbox. 
Contoh command nya sebagai berikut :
/tool user-manager profile limitation add address-list="" download-limit=524288000B group-name="" ip-pool="" name=     "Paket 5 jam" owner=mikrotikindo rate-limit-min-rx=65000B      rate-limit-min-tx=65000B rate-limit-rx=128000B rate-limit-tx=256000B      transfer-limit=0B upload-limit=0B uptime-limit=5h add address-list="" download-limit=1073741824B group-name="" ip-pool="" name=     "Paket 1 hari" owner=mikrotikindo rate-limit-min-rx=128000B      rate-limit-min-tx=128000B rate-limit-rx=256000B rate-limit-tx=512000B      transfer-limit=0B upload-limit=0B uptime-limit=1d add address-list="" download-limit=5373952000B group-name="" ip-pool="" name=     "Paket 1 Minggu" owner=mikrotikindo rate-limit-min-rx=128000B      rate-limit-min-tx=128000B rate-limit-rx=256000B rate-limit-tx=512000B      transfer-limit=0B upload-limit=0B uptime-limit=1w add address-list="" download-limit=16106127360B group-name="" ip-pool=""      name="Paket 1 Bulan" owner=mikrotikindo rate-limit-min-rx=256000B      rate-limit-min-tx=256000B rate-limit-rx=512000B rate-limit-tx=1000000B      transfer-limit=0B upload-limit=0B uptime-limit=4w2d add address-list="" download-limit=0B group-name="" ip-pool="" name=     "Paket Ulimited 1 Tahun" owner=mikrotikindo rate-limit-min-rx=512000B      rate-limit-min-tx=512000B rate-limit-rx=1000000B rate-limit-tx=1000000B      transfer-limit=0B upload-limit=0B uptime-limit=52w1d

Silakan sesuaikan parameter pada command dengan kebutuhan Paket Anda. Berikut keterangan pada masing-masing parameter command nya :
download-limit : quota limit download
upload-limit : quota limit upload
transfer-limit : quota limit download+upload
rate-limit-tx : speed limit download (jika quota sudah habis)
rate-limit-rx : speed limit upload (jika quota sudah habis)
rate-limit-min-tx : speed limit download (jika quota sudah habis)
rate-limit-min-rx : speed limit upload (jika quota sudah habis)
download-limit=0B : unlimited quota download
rate-limit-tx=262144B : speed limit download 256 kbps
Hasil nya yaitu sebagai berikut :

5. Menghubungkan Limitation dengan Profiles User Manager Mikrotik

Setelah limitation dibuat, selanjutnya tinggal dihubungkan saja dengan Profile nya. Caranya dengan masuk ke Menu Profiles –> Pilih Profile –> Add new limitation –> Pilih limitation sesuai dengan paket nya –> Klik Add.
Lakukan hal serupa untuk Profile lainnya.

6. Men-Generate Username dan Password untuk Akun pada masing-masing Paket

Untuk menciptakan Akun secara otomatis pada masing-masing paket, kita sanggup memanfaatkan fitur Batch user pada hidangan Users –> Add –> Batch –> tentukan jumlah user yang mau di generate pada kolom Number of users –> Pilih Paket –> Add.
Lakukan hal serupa untuk paket hotspot lainnya. Hasilnya sebagai berikut :

7. Menambahkan Logo pada User Manager Mikrotik

Sebenarnya langkah ini opsional, Anda sanggup skip saja jikalau tidak ingin mengganti logo User Manager nya. Namun, pada Voucher yang akan kita buat nanti ada logo yang dicantumkan, jadi kita perlu untuk meng-upload logo. Caranya dengan mengakses FTP Mikrotik
Buat folder gres dengan nama umfiles, copy file logo ke dalam folder tersebut.
Untuk mengganti logo user manager, masuk ke Menu Settings –> Styles –> Edit path pada kolom Logo dengan path Logo yang sudah di-upload –> Save

8. Membuat Template Voucher Hotspot pada User Manager

Masih di Menu Settings –> pindah ke tab Templates –> pilih Vouchers. Template Voucher Hotspot Mikrotik dibagi menjadi 4 Bagian, yaitu Header, Row, Footer dan Break. Bagian yang akan kita edit hanya di Header dan Row saja. 
Berikut teladan code HTML yang sudah di custom.
Voucher code HTML untuk Header :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"> <head>     <title>Vouchers</title>     <style>         @media print {             .noprint {                 display: none;             }             .pagebreak {                 page-break-after: always;             }         }         body {             font-family: 'verdana', 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif;             padding: 50px 100px;             font-size: 12.3px;         }         div.box {  background-color: #94F3EB;  background-image: -webkit-linear-gradient(270deg,rgba(220,245,250,1.00) 0%,rgba(246,253,254,1.00) 100%);  background-image: -moz-linear-gradient(270deg,rgba(220,245,250,1.00) 0%,rgba(246,253,254,1.00) 100%);  background-image: -o-linear-gradient(270deg,rgba(220,245,250,1.00) 0%,rgba(246,253,254,1.00) 100%);  background-image: linear-gradient(180deg,rgba(220,245,250,1.00) 0%,rgba(246,253,254,1.00) 100%);  background-repeat: repeat-x;  width: 3.6in;  height: 2.1in;  padding: 0 17px 18px 12px;  margin: 10px 0;  border: solid 1px #D9D9D9;  border-radius: 10px;  -webkit-border-radius: 2px;  -moz-border-radius: 2px;         }         div.box h2 {  background-color: #63C2EE;  border-color: #ED3939;  margin: 0 -17px 1px -12px;  padding: 15px 0px 0 10px;  height: 20px;  border-top-left-radius: 10px;  border-top-right-radius: 10px;  -webkit-border-radius: 2px;  -moz-border-radius: 2px;  font: bold 18px/0.2 Arial;  color: #fff;  text-align: center;         }         div.box h3 {             background-color: #FFF8DC;             border-color: #000;             border-style: solid;             border-width: 1px;             margin: -35px 0 0 70px;             padding: 12px 50px 3px 10px;             height: 8px;             width: 30px;             font: bold 12px/0 Arial;             color: #000;         }         div.box h4 {  background-color: #63C2EE;  border-color: #2B78C5;  /* IE6-9 */             margin: 0 -17px 1px -12px;  padding: 15px 0px 0 10px;  height: 20px;  border-bottom-left-radius: 10px;  border-bottom-right-radius: 10px;  -webkit-border-radius: 2px;  -moz-border-radius: 2px;  font: bold 12px/0.2 Arial;  text-align: center;  color: #fff;          }         .block-left {             background-color: transparent;             width: 170px;             height: 120px;             margin: 15px 0;             float: left;         }           .block-right {             background-color: transparent;             width: 150px;    float: right;    padding: 0px 5px 15px !important;             text-align: center;         }           .block-right > h5 {  font: bold 18px/0.1 verdana;  text-align: center;  color: #FF4141;  text-shadow: 2px 2px 2px #000;  margin: 25px 0;         }         .block-bottom {             background-color: transparent;             clear: both;         }          .txtbox img {             width: 50px;             height: 50px;             float: left;             padding-right: 5px;         }          </style> </head> <body>

Voucher code HTML untuk Row :

<div class="box">     <h2>MikrotikIndo-Hotspot Rp. %u_moneyPaid%</h2>     <div class="block-left">              <div class="txtbox">             <img alt=" Membuat Voucher Hotspot Mikrotik yang memakai User Manager memang cukup rumit Cara Membuat Voucher Hotspot Mikrotik via User Manager" src="/umfiles/logo.png"/><b>MikrotikIndo Wireless Hotspot Service</b>              </div>         <div class="txtbox2">             <p>Silakan Buka Browser, masukkan <b>Username</b> dan <b>Password</b> pada halaman login, <b>klik tombol login.</b></p>         </div>     </div>       <div class="block-right">      <h5>%u_timeLeft%</h5>       <p>Harga: <b>Rp. %u_moneyPaid%</b></p>      <div><p align="left">Username:</p><h3 align="center">%u_username%</h3></div>      <div><p align="left">Password:</p><h3 align="center">%u_password%</h3></div>     </div>     <div class="block-bottom">      <h4>Info lebih lanjut : mikrotikindo.blogspot.com</h4>     </div> </div>

Code HTML tersebut hanya teladan saja, silakan Anda edit sendiri sesuai sesuai kebutuhan. Anda sanggup gunakan Aplikasi Notepad++ atau Dreamweaver untuk mengedit code tersebut. 
  

9. Meng-Generate Voucher Hotspot Mikrotik 

Selanjutnya kita tinggal meng-generate secara otomatis voucher hotspot mikrotik nya. Caranya masuk ke Menu Users –> Pilih 4 user yang akan di Generate –> Generate –> Vouchers –> Klik Generate.
Kok cuma 4 user yang di centang? Kenapa gak semua aja sekalian di generate? Anda sanggup coba untuk generate semua bersamaan. Nantinya Anda akan kesulitan pada ketika proses mencetak (print) voucher. Karena jikalau terlalu banyak, tampilan voucher nya akan terpotong halaman. Kaprikornus untuk kondusif nya, kita generate 4 berturut-turut saja.
Jika sehabis di klik Generate tidak muncul apapun, coba klik goresan pena berwarna biru berikut :
Tampilan Voucher Hotspot Mikrotik akan muncul pada popup browser.

10. Mencetak (Print) Voucher Hotspot Mikrotik Hasil Generate

Pada halaman popup browser yang berisi voucher hotspot mikrotik, tekan tombol ctrl + p untuk mulai mencetak (print). Saya sarankan untuk memakai Browser Google Chrome ketika proses Generate dan cetak semoga lebih mudah.
Klik More Settings –> pada Options centang Background graphics dan hilangkan centang Headers and Footers. Jika opsi Background graphics tidak di centang, maka tampilan cetak akan jadi asing alasannya yaitu warna background nya tidak ikut dicetak. Sekarang tinggal print saja, dan ulangi hal serupa untuk voucher akun lain yang belum di generate.

Jika Template Hotspot Mikrotik ini dirasa terlalu ribet, Anda sanggup coba pakai Template Hotspot Mikrotik yang tinggal print saja berikut ini :
Download Template Voucher Hotspot Mikrotik

Akhirnya simpulan juga… Demikianlah Tutorial Cara Membuat Voucher Hotspot Mikrotik pada User Manager Mikrotik. Semua yang ada di Tutorial ini hanyalah contoh, silakan sanggup anda teladan juga atau edit dengan kreasi Anda sendiri. Semoga bermanfaat 😉

Read More