Konfigurasi User Dan Username Router Mikrotik

Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik – Secara default di Router Mikrotik sudah terdapat satu user yang sanggup mengakses RouterOS ialah user dengan username : admin dan tanpa password. Username inilah yang awalnya kita gunakan untuk login ke RouterOS mikrotik menyerupai login di Winbox. Nah, kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas wacana penjelasan kategori jalan masuk user dan penambahan user di router Mikrotik.
User yang sanggup login ke Router Mikrotik sanggup dikelompokkan menjadi 3 kategori, ialah :
  1. Full –> user yang mempunyai jalan masuk ini merupakan user dengan pangkat tertinggi, yang sanggup melaksanakan konfigurasi menyerupai menghapus konfigurasi, menambahkan konfigurasi, hingga dengan menambahkan user gres ke dalam sistem Mikrotik.
  2. Write –> user ini mempunyai jalan masuk konfigurasi menyerupai pada user yang mempunyai jalan masuk full, namun tidak sanggup menambahkan user baru, dan juga tidak sanggup melaksanakan proses backup konfigurasi.
  3. Read –> user dengan jalan masuk ini hanya bisa melaksanakan monitoring pada sistem, tidak bisa melaksanakan konfigurasi menyerupai pada user dengan level Write maupun Full.
Untuk melihat daftar user dalam sistem MikroTik, sanggup memakai perintah command line :
[[email protected]] > user print
Atau melalui winbox dengan hidangan System –> users
Untuk menambahkan user gres klik icon +, masukkan username, pilih kategori jalan masuk pada kotak Group, isikan juga password.
Opsi Allowed Address dipakai kalau user yang dibentuk hanya boleh login melalui alamat IP tertentu, contohnya user hanya boleh login melalui interface ether1 maka isikan dengan IP address ether1 misal : 192.168.100.0/24. Namun kalau tidak diisi maka user sanggup mengakses dari interface mana saja. 
Jika sudah, maka akan muncul user gres di hidangan System –> users
Makara user MikrotikIndo yang gres dibentuk itu hanya sanggup login kalau dia mengakses melalui ether1 saja. Sementara user lainnya bisa login dari mana saja.
Oke, sekian saja klarifikasi wacana Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik. Semoga Tutorial Mikrotik ini sanggup bermanfaat 🙂